Home / Covid-19 / 10 Warga Desa Metenggeng Purbalingga Mengundurkan Diri Sebagai Penerima Bantuan Perluasan Sembako dan BST

10 Warga Desa Metenggeng Purbalingga Mengundurkan Diri Sebagai Penerima Bantuan Perluasan Sembako dan BST

PURBALINGGA- 10 (sepuuh) orang warga Desa Metenggeng Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah mengundurkan diri sebagai penerima Bantuan Perluasan Sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI.

Keterangan Foto : Ibu Yuni berfoto bersama Kepala Desa Metenggeng, Babinsa dan Babinkamtibmas saat menyerahkan surat pernyataan.

Sembilan orang mengundurkan diri sebagai penerima bantuan perluasan sembako, masing-masing yaitu Yuni RT 013/007, Satirah RT 015/008, Partini RT 011/006, Rilah RT 013/007, Nisem RT 013/007, Robingah RT 09/05, Ponirah RT 011/006, Sumi RT 011/06 serta Yatno RT 011/006.
Sedangkan satu orang mengundurkan diri sebagai penerima BST Kemensos RI dengan nominal bantuan 600ribu rupiah selama 3 bulan atas nama Waryono Al Marno RT 09/05.

Dalam surat pernyataannya yang bermaterai 6 ribu masing-masing warga merasa tidak berhak menerima Bantuan Perluasan Sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI, karena merasa masih mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan masih banyak masyarakat yang lebih berhak menerimanya.

Surat pernyataan tersebut diserahkan langsung oleh masing-masing warga kepada Kepala Desa Metenggeng, Sugiarto di Kantor Desa Metenggeng dengan disaksikan oleh Babinkamtibmas, Babinsa, Perangkat Desa Metenggeng serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecammatan Bojongsari, Senin (18/5).

Sugiarto selaku kepala Desa Metenggeng mengapresiasi ketulusan dan kebesaran hati kesepuluh warganya yang mengundurkan diri sebagai penerima bantuan tersebut. Di Desa Metenggeng secara keseluruhan tercatat ada 178 warga penerima BST Kemensos dan 143 warga penerima bantuan perluasan sembako.

Sementara itu, Camat Bojongsari, Titis Panjerahino saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya secara pribadi maupun kedinasan sangat berterimakasih terhadap 10 warga Desa Metenggeng yang mengundurkan diri secara sukarela sebagi peserta penerimaan bantuan.

“Hal itu merupakan sikap yang patut dicontoh ditengah-tengah kesulitan ekonomi dampak dari Pandemi Covid 19 yang sedang kita hadapi. Sekaligus ini juga merupakan bentuk kesadaran dari warga untuk peduli dan saling berbagi kepada yang lebih membutuhkan”, katanya. (*)

About Baryati Kusnadi

Tertarik untuk membuat catatan disetiap perjalanan yang bisa digunakan sebagai pengingat diri sendiri. Dan semoga bisa memberi manfaat buat yang membaca. Buat obyek yang ditulis semoga bisa memberi dampak positif.

Check Also

KNPI Purbalingga Salurkan Bantuan APD Bagi Tenaga Medis

Purbalingga – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Purbalingga menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *