Home / Wisata / Seni, Budaya & Tradisi / Bekelan – Tradisi yang masih hidup di Desa Kedungbenda

Bekelan – Tradisi yang masih hidup di Desa Kedungbenda

#Bekelan. Merupakan salah satu rangkain dari #Tradisi  #Mitoni (upacara selamatan tujuh bulan kehamilan) yang masih hidup di Desa Wisata Kedungbenda Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga.

Pada acara Bekelan, pihak Keluarga yang sedang hamil 7 bulan, akan mengantarkan satu paket makanan yang terdiri dari : tumpeng nasi gurih, mi, kluban, peyek, srundeng, kecambah kacang hijau, jengkol, teh dan penetep berupa amplop berisi uang, kepada Bekel (saat ini, kadus).

Tradisi Bekelan ini dimaksudkan agar anak yang sedang dikandung lahir dengan selamat, tidak mengalami benjol2 di kepala (semacam Hidrosepalus)

Menurut mitos, apabila makanan yang dikirim rasanya Enak, maka anak yang dikandung laki-laki, sedangkan apabila makanan yang dikirim tidak ada rasanya (anyeb), berarti anak yang dikandung berjenis kelamin perempuan.


Sebagai balasan, pak kadus akan mengirimkan beras beserta bahan untuk memasak sayur mayur kepada Keluarga yang sedang hamil.

About Baryati Kusnadi

Tertarik untuk membuat catatan disetiap perjalanan yang bisa digunakan sebagai pengingat diri sendiri.
Dan semoga bisa memberi manfaat buat yang membaca.
Buat obyek yang ditulis semoga bisa memberi dampak positif.

Check Also

Kentongan Alat Komunikasi Tradisional yang Masih Eksis di Pagerandong

Kentongan merupakan salah satu alat komunikasi tradisional yang pernah in pada zamannya. Dahulu kentongan tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *