Home / Teknologi Informasi / Belajar Smart City Dari Pemkot Semarang

Belajar Smart City Dari Pemkot Semarang

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang merupakan salah satu dari 25 Kabupaten / Kota di Indonesia yang memperoleh program pendampingan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada tahun 2017 melalui Gerakan Menuju 100 Smart City.

Disampaikan oleh Taufik Hidayat Kepala Bidang Layanan e Government Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfo) Kota Semarang saat menerima rombongan tamu dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purbalingga, Senin (30/4), Diskominfo Kota Semarang tahun 2017 kemarin dibimbing oleh Kementerian Kominfo dalam menyusun Master Plan eGovernment yang terdiri dari 3 buku. Buku pertama merupakan analisis, buku kedua berisi master plan eGovernment sedangkan buku ketiga ringkasan.

“Menyambut Hari Jadi Kota Semarang saat ini kami tengah mempersiapkan forum Smartcity tingkat Nasional yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis besok (2-3/5)”, kata Taufik.

Keterangan Foto : Kabid eGovernment Diskominfo Kota Semarang saat menerima kunjungan dari Dinkominfo Kabupaten Purbalingga

Gambaran Umum Diskominfo Kota Semarang.

Diskominfo Kota Semarang menangani 3 urusan masing-masing yaitu urusan informasi, urusan komunikasi dan urusan persandian. Dengan dengan jumlah eselon 3 sebanyak 6 orang, eselon 4 sebanyak 18 orang. Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 52 orang dan tenaga harian lepas sebanyak 52 orang.

Bidang layanan eGovernment terdiri dari 3 seksi masing-masing yaitu Seksi Layanan Aplikasi, Seksi Data Web dan seksi Persandian.

Diskominfo Kota Semarang pada Tahun 2018 mengelola anggaran sebesar 37milyar dengan anggaran belanja tidak langsung sebesar 7 milyar.

Pusat Informasi Publik (PIP)

PIP diresmikan pada tanggal 28 Oktober 2014, merupakan 3 pelayanan publik terpusat disatu tempat yang terdiri dari layanan informasi data, layanan pengaduan publik dan layanan fasilitas TIK publik.

Keterangan foto : pengunjung yang datang ke PIP harus mengisi buku tamu elektronik yang tersedia di sisi kanan dan kiri pintu masuk.

Layanan Informasi Data Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama sebagai salah upaya untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik memberikan layanan permohonan data dan informasi dari masyarakat sesuai ketentuan Undang -Undang Nomor 14 tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Keterangan foto : ruang layanan permintaan informasi /data di area lantai 1 PIP

Layanan pengaduan publik atau Pusat Pengelolaan Pengaduan Masyarakat (P3M) bertujuan untuk memudahkan akses pengaduan masyarakat tentang layanan publik. Selain menangani pengaduan yang disampaikan secara langsung oleh masyarakat juga menangani pengaduan dari masyarakat yang disampaikan melalui sosial media maupun koran yang diinput oleh petugas dan di distribusi sesuai OPD terkait untuk ditindak lanjuti.

Layanan fasilitas TIK publik berupa penyediaan fasilitas TIK dan ruang pertemuan untuk umum dan gratis. Dsediakan 10 unit komputer yang bisa digunakan untuk belajar komputer, coding bagi masyaraka, juga tersedia layanan internet gratis.

Siapapun diperbolehkan datang dan menggunakan fasilitas yang ada termasuk menggunakan ruangan untuk untuk diskusi kelompok masyarakat dengan syarat mengisi buku tamu. Untuk pemesanan tempat dan waktu bisa melalui online dan telpon 024-3540009 atau melalui eMail pin.semar@semarangkota.go.id

PIP buka setiap hari Senin sampai dengan hari Sabtu dari jam 7 pagi hingga jam 9 malam.

Keterangan foto : Layanan informasi mandiri

Lantai 1 area PIP terdiri dari loby, layanan informasi mandiri, ruang pengaduan, ruang permohonan data dan informasi, warnet, display info kegiatan, ruang BLC, ruang komunitas, ruang kerjasama, ruang pengelola dan ruang baca.

Keterangan foto : ruang baca untuk masyarakat umum

Di lantai 2 area PIP terdapat satu ruangan khusus untuk Data center yang digunakan untuk semua hosting dan domain dibawah semarangkota.go.id. Satu ruangan semacam studio mini dengan kapasitas 37 tempat duduk yang bisa digunakan untuk pemutaran film, diskusi dan kegiatan masyarakat. Serta satu ruang desk kota dan ruang diskusi.

Keterangan foto : ruang data center di lantai 2 PIP

Aplikasi Pemkot Semarang

Di Kota Semarang setidaknya ada 204 aplikasi dan website yang aktif diantaranya 177 website Kelurahan, 16 portal Kecamatan, aplikasi Saran dan Harapan (Sarapan) DPRD, Aplikasi anggaran single entry single data, eMonev, Aplikasi Moovit, Aplikasi Wismar (Informasi Wisata Semarang) sedangkan untuk infrastruktur seluruh OPD sudah terkoneksi dengan jaringan Fibber Optik.

Aplikasi Sarapan merupakan aplikasi untuk menampung saran, harapan, usulan dan kegiatandari masyarakat yang ada di wilayah. Masyarakat tidak harus bertemu tatap muka dengan anggota DPRD tetapi bisa memberikan masukan secara online.

Input dari aplikasi Sarapan di Bapelitbangda di tangkap sebagai input data e Pikir (aplikasi pokok pikiran) yang selanjutnya digunakan sebagai input pada Simperda (sistem informasi perencanaan Daerah) dan digabung dengan hasil Musrenbangkel, Musrenbangcam menjadi data KUA PPAS.

Sedangkan untuk persentase serapan anggaran dapat dimonitoring menggunakan aplikasi android melalui aplikasi eMonev.
Fasilitas lainnya yang bisa diakses publik yaitu free Wi-Fi yang berada di taman-taman kota dan ruang publik lainnya sebanyak 120 titik dengan biaya langganan per titik per bulan sebesar 500ribu rupiah.

Keterangan foto : Salah satu ASN Diskominfo Kota Semarang menjelaskan pembagian Bandwith internet yang bisa dipantau melalui LED yang berada di area command center Pemerintah Kota Semarang

Seluruh aplikasi yang ada dan digunakan oleh Pemerintah Kota Semarang dapat dipantau melalui command center yang berada di area lantai dua gedung wali kota Semarang. (*ibar)

About Baryati Kusnadi

Tertarik untuk membuat catatan disetiap perjalanan yang bisa digunakan sebagai pengingat diri sendiri.
Dan semoga bisa memberi manfaat buat yang membaca.
Buat obyek yang ditulis semoga bisa memberi dampak positif.

Check Also

NgabuburIT Cara Admin Desa Menanti Waktu Berbuka

Sore itu enam hari yang lalu tepatnya Rabu 6 Juni 2018 nampak berkumpul dan berdiskusi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *