Home / Catatan Perjalanan / Empuknya Sate Kambing BATIBUL Bang Awi Tegal

Empuknya Sate Kambing BATIBUL Bang Awi Tegal

Kota Tegal selain terkenal dengan Warteg (warung Tegal) juga terkenal dengan kuliner Sate Kambing.

Di kota-kota besar seperti di Jakarta bertebaran Warung Tegal yang menjajakan aneka menu makan siap saji dengan masakan rumahan yang selalu ramai dipadati pengunjung.

Begitu pula dengan kuliner Sate Tegal, tak kalah ramai dengan warteg juga banyak dijumpai seperti halnya di kota kelahiran saya di Purbalingga.

Jum’at malam (22/2/19) perjalanan pulang dari Jakarta menuju Purbalingga lewat jalan tol Tegal yang belum lama ini (9/11/18) diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, mencoba salah satu kuliner khas Kota Tegal “Sate Kambing”.

Salah satu Warung Sate Kambing terkenal yang berada di Kota Tegal yang menjadi tujuan kuliner malam kali ini yaitu Resto Sate Kambing BATIBUL Bang Awi yang berada tidak jauh dari Gerbang Tol Adiwerna Tegal.

Namanya saja BATIBUL tentu kambing yang dimasak dan dijadikan sate merupakan kambing muda yang baru berusia tiga bulan atau dibawah tiga bulan. Jadi jangan heran kalau daging sate kambing disini sangat empuk dan tidak berbau amis.

Ada tiga jenis sate yang disajikan di warung BATIBUL Bang Alwi yaitu sate biasa, sate campur ati dan sate tanpa lemak.

Selain itu juga terdapat menu lainnya berupa sayur sop kambing muda juga tersedia teh poci sebagai minuman pendamping.

Resto Sate BATIBUL Bang Alwi selain berada ditempat yang strategis di pinggir jalan raya juga mudah terlihat saat berkendara tepatnya di Jalan Raya Ujungrusi Adiwerna Tegal atau kurang lebih 10 menit dari gerbang tol Adiwerna.

Tempatnya yang luas cocok dijadikan tempat makan bersama keluarga maupun sahabat. Sebagian pengunjung dan pelanggan Sate Kambing BATIBUL Bang Alwi lebih suka menyantap seporsi sate kambing di ruang tengah sembari menikmati aroma daging kambing yang sedang dibakar yang berada berhadapan dengan ruang tengah Resto Bang Alwi.

Soal harga tak perlu khawatir, untuk satu porsi sate kambing biasa yang berisi 10 tusuk sate hanya dibandrol dengan harga 47ribu rupiah, sedangkan untuk sate kambing campur ati satu porsinya 48ribu rupiah saja.

About Baryati Kusnadi

Tertarik untuk membuat catatan disetiap perjalanan yang bisa digunakan sebagai pengingat diri sendiri. Dan semoga bisa memberi manfaat buat yang membaca. Buat obyek yang ditulis semoga bisa memberi dampak positif.

Check Also

Optimalkan Website Desa Dinkominfo Sambangi Desa Makam

Sebagai salah satu upaya untuk memaksimalkan pengisian konten website Desa, tim dari Dinas Kominfo Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *