Home / Sosok / “Ki Tulus Owah” ASN yang Eksis Berkesenian

“Ki Tulus Owah” ASN yang Eksis Berkesenian

Diusianya yang yang tidak muda lagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang satu ini tetap berkarya dan berkesenian.

Kesenian yang digelutinya pun berbeda dengan yang lain.  “Tulus” ASN yang berusia 56 tahun ini berkesian dengan menjadi dalang yang menyampaikan pesan-pesan moral dan pesan-pesan pembangkit semangat Persatuan dan Kesatuan.

Tulus menuturkan “sampai saat ini saya sudah melakukan pertunjukan wayang sebanyak 44 kali di berbagai Desa di Kabupaten Purbalingga. Dengan tema beragam menyesuaikan realitas kehidupan, seperti antisipasi dampak Pilkades, pesan tertib lalu lintas, pesan anti narkoba, pesan empat pilar kebangsaan dan pesan-pesan kehidupan lainnya”.

tulus owah

Pertunjukan wayang yang ditampilkan Tulus, diberinya nama “Opera Wayang Humor” atau disingkat dengan OWAH.  Dalam setiap penampilannya “Ki Tulus Owah”  demikian nama panggungnya, didampingi oleh satu  sampai dengan lima orang  sinden dan sepuluh orang penambuh gamelan dari  karawitan Gumiwang Laras pimpinan Kao Giem.

Lebih lanjut Tulus menuturkan, dirinya akan tetap berkesenian dan menjadi Dalang OWAH selagi masih mampu dan diterima oleh masyarakat.

Sedangkan latar belakang Tulus sebagai ASN diawali sebagai penyiar Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) pada tahun 1985. Kemudian mutasi ke Kecamatan Purbalingga. Mutasi ke  Bagian Humas Setda Kabupaten Purbalingga. Pernah menjadi  Direktur Radio Ardilawet fm. Mutasi ke Dinhubkominfo. Sedangkan saat ini bekerja di Dinas Kominfo Kabupaten Purbalingga di Bagan Sandi dan Telekomunikasi.

Tulus juga pernah tergabung sebagai salah satu anggota Pertunjukan Rakyat (Perrak), binaan Departemen Penerangan pada tahun 1980an. (*)

About Baryati Kusnadi

Tertarik untuk membuat catatan disetiap perjalanan yang bisa digunakan sebagai pengingat diri sendiri. Dan semoga bisa memberi manfaat buat yang membaca. Buat obyek yang ditulis semoga bisa memberi dampak positif.

Check Also

“Tofik”  Kades Kekinian yang Melek TI

Namanya cukup singkat “Tofik” kami biasa memanggil “Lik Topik” resmi menjadi Kepala Desa Karanganyar Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *