Home / Berita / Memasuki Tahun Politik Waspadai Berita Hoax

Memasuki Tahun Politik Waspadai Berita Hoax

Memasuki tahun politik dan semakin dekatnya pemilihan umum untuk memilih presiden dan wakil presiden serta pemilihan anggota legislatif yang akan digelar pada tanggal 17 April 2019 mendatang, berita hoax semakin sering kita baca baik melalui sosial media maupun beredar melalui pesan singkat dan grup-grup whatsapp. Hal ini tentunya harus disikapi secara bijak.

Disampaikan oleh staf ahli Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Ahmed Kurnia saat memberikan materi pada acara Seminar Nasional Demokrasi Untuk Indonesia Satu yang berlangsung di Wisma Asri Purbalingga hari Sabtu kemarin (24/11) perkembangan media saat ini apabila tidak disikapi secara bijak dapat mengancam persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Keterangan foto : staf ahli Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo dan Informatika RI, Ahmed Kurnia saaf memberikan materi pada acara Seminar Nasional Demokrasi Untuk Indonesia Satu

Di era digital sekarang ini informasi dan berita beredar begitu cepat dan semua orang bisa menjadi jurnalis dengan menulis menggunakan HP dan mengunggah di internet. Tidak perduli benar atau tidak sebuah berita dan tanpa memperhatikan akurasi sebuah informasi.

Untuk itu menjadi tantangan tersendiri bagi netizen untuk mencari nilai-nilai kebenaran sebuah berita. Jangan sampai kita turut menjadi bagian penyebar berita hoax yang bertujuan untuk mendeskriditkan kelompok tertentu ataupun mendelegitimasi penyelenggara Negara.

Ahmed juga mengajak kepada seluruh peserta seminar yang hadir untuk mengenali ciri-ciri berita hoax sehingga mampu menyaring berita yang masuk sebelum membagikan lagi / share.

Keterangan foto : peserta Seminar Nasional Demokrasi Untuk Indonesia Satu

“Sumber yang membuat tidak jelas sehingga sulit untuk dimintai pertanggungjawaban, pesannya sepihak hanya membela atau menyerang, sering mencatut nama-nama tokoh seakan beasal dari tokoh itu, judul yang provokatif dan biasanya minta di share atau di viralkan. Itu merupakan ciri-ciri berita hoax yang harus kita waspadai”, terang Ahmed.

Sementara itu Kepala Museum Pers Nasional, Widodo Hastaryo saat mewakili Dirjen IKP Kemenkominfo RI pada sambutannya menyampaikan, menjadi kewajiban Dirjen IKP Kemenkominfo untuk mensosialisasikan Demokrasi yang benar mengingat Dirjen IKP merupakan satu satunya Dirjen yang menangani isi konten di Kementerian Kominfo sedangkan tiga Dirjen yang lainnya menangani infrastruktur. (*)

About Baryati Kusnadi

Tertarik untuk membuat catatan disetiap perjalanan yang bisa digunakan sebagai pengingat diri sendiri. Dan semoga bisa memberi manfaat buat yang membaca. Buat obyek yang ditulis semoga bisa memberi dampak positif.

Check Also

Cara Menyalin Tulisan dari Kertas ke HP Tanpa Mengetik

Mungkin kamu pernah menyalin tulisan yang ada di kertas atau ada di buku ke HP, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *