Home / Wisata / Lava Tour Merapi Dari Musibah Menjadi Berkah

Lava Tour Merapi Dari Musibah Menjadi Berkah

Butuh pemikiran positif dan kreatifitas untuk mampu mengubah musibah menjadi berkah.

Seperti yang saat ini dilakukan oleh sebagian warga Kaliurang Yogyakarta yang tergabung dalam 40an klub mereka mengubah musibah yang pernah terjadi di bulan November 2010 menjadi berkah dengan membuka destinasi wisata Lava Tour Merapi.

Dengan Lava Tour Merapi pengunjung diajak untuk berkeliling menggunakan jeep menelusuri wilayah Gunung Merapi dan mengunjungi obyek-obyek yang menggambarkan dahsyatnya erupsi Gunung Merapi pada tahun 2010.

Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada akhir tahun 2010 yang disebut-sebut sebagai erupsi terdahsyar yang terjadi selama 100 tahun terakhir yang mengeluarkan awan panas, lontaran lava pijar dan abu vulkanik kala itu memakan puluhan bahkan ratusan korban jiwa yang meninggal dunia sekujur tubuhnya menghitam terpanggang awan panas,hingga identifikasipun sulit dilakukan.

Ada beberapa pilihan paket tour yang ditawarkan untuk pengunjung diantaranya paket Mini Short dengan harga paket 300ribu untuk 1 jeep dengan kapasitas penumpang maksimal 4 orang. Dengan Paket ini pengunjung diajak untuk mengunjungi 3 tempat yaitu Museum Sisa Hartaku, Batu Alien dan manuver Kaliurang dengan durasi waktu 1 jam.

Museum Sisa Hartaku berada kurang lebih 6 kilometer dari basecamp KLG yang terletak di Jalan Kaliurang km 22.5. Dijelaskan oleh driver jeep saat membawa pengunjung berkeliling, Wisata Lava Tour Merapi mulai sejak tahun 2013 saat itu baru ada 20an mobil jeep untuk melayani pengunjung. Saat ini setidaknya ada 450an mobil jeep yang tergabung dalam 40 kelompok.

Memasuki wilayah Kecamatan Cangkringan yang merupakan wilayah terparah saat terjadi erupsi Gunung Merapai, kita akan melihat kuburan yang merupakan kuburan massal korban erupsi. Kuburan ini berada di Dusun Petung Desa Umbul Harjo, ada 200an korban erupsi Merapi yang dimakamkan di kuburan ini.

Lokasi Batu Alien
Merupakan sebuah batu besar yang mengalir dari Gunung Merapi saat terjadi erupsi. Alien berasal dari kata alihan yang diplesetkan menjadi Alien agar lebih menarik dan mudah diingat.
Selain itu batu ini juga bentuknya menyerupai wajah manusia.
Setidaknya ada empat rumah dan dua kandang sapi yang tertimbun dibawah sedalam 4 meter di lokasi batu alien

About Baryati Kusnadi

Tertarik untuk membuat catatan disetiap perjalanan yang bisa digunakan sebagai pengingat diri sendiri. Dan semoga bisa memberi manfaat buat yang membaca. Buat obyek yang ditulis semoga bisa memberi dampak positif.

Check Also

Patung Arjuna Wiwaha Icon Lain Kota Boyolali

Selain patung sapi, saat ini masyarakat Boyolali memiliki satu icon baru yang menjadi kebanggaan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *