Home / Sosok / Sisi Lain Kuda Pustaka Ridwan Sururi

Sisi Lain Kuda Pustaka Ridwan Sururi

Ridwan Sururi adalah salah satu warga Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga kerap menjadi bahan pemberitaan baik di media cetak, media televisi maupun media online. Melalui aktifitas nya berkeliling Desa Serang sejak tahun 2015 dengan membawa setumpuk buku yang diletakkan dipunggung kuda kesayangannya, Ridwan meminjamkan buku – buku yang dimilikinya secara gratis kepada warga Desa Serang dan sekitarnya.

Aktifitas Ridwan bersama “Luna” panggilan untuk kuda putih yang selalu setia menemaninya berkeliling saat sore hari, menjadikan kuda pustaka yang dikelola Ridwan  banyak mendapatkan perhatian dan simpati dari berbagai pihak.

Beberapa Televisi Nasional seperti Metro TV, Net TV, Indosiar, Kompas TV pernah meliput dan menayangkan aktivitas yang dilakukan oleh Ridwan Sururi dan “Luna” si Kuda Pustaka. Bahkan media luar Negeri dari Jerman, Jepang dan Australia juga pernah datang ke Desa Serang untuk meliput Kuda Pustaka.

Dampak dari publikasi media ini sangat dirasakan oleh Ridwan, bantuan buku dari berbagai pihak kerap diterima ol3h Ridwan.

Rumah Pustaka

Koleksi buku yang diterima dari para donaturpun kini jumlahnya semakin banyak. Dirumahnya ada 5 rak buku besar berukuran 3 sampai 4 meter tinggi 2,5 meter penuh berisi koleksi buku berbagai kategori dari mulai buku-buku pengetahuan agama, pengetahuan umum, buku cerita anak-anak, komik, novel maupun buku-buku yang berisi motivasi.

2 rak buku ditempatkan diruang tamu, 1 rak buku dan 4 unit komputer sumbangan dari Coca Cola Foundation Indonesia ditempatkan di Ruang Tengah serta 2 rak buku lainnya ditempatkan diruang belakang. Kediaman Ridwan Sururi yang selalu terbuka untuk masyarakat sekitar membaca ditempat maupun meminjam buku untuk dibawa pulang, kini layaknya sebuah tempat atau rumah pustaka yang lengkap.

Kuda Pacu

Tidak hanya itu, Ridwan juga mendapat sumbangan 1 ekor kuda berwarna coklat mengkilat dari Bupati Purbalingga H Tasdi, SH,MM yang diberinya nama Arjunawati.

Ridwan juga menerima bantuan 1 ekor kuda dari warga Negara Jerman yang simpati dengan kegiatan sosial dan kerelawanannya dibidang literasi. “Saya beri nama Germanis, karena yang memberi orang Jerman dan kudanya kelihatan manis”  ujar Ridwan sembari tersenyum.  1 ekor kuda lagi sumbangan dari Aqua diberinya nama Liberty.

kuda-ridwan-sururi

Kuda – kuda yang dimiliki dan dititipkan kepada Ridwan dirawat dengan sangat baik dan sering diikutkan pada perlombaan kuda pacu. Beberapa prestasi yang diraih Ridwan saat mengikuti Perlombaan kuda pacu diantaranya Juara ke 3 Walikota Cup di Banjarpatoman, Juara 1 Bupati Cup di Pratin Purbalingga, Juara 2 Lomba Pacuan Kuda di Banjarnegara.

Telaten Membimbing Anak Dengan Kebutuhan Khusus

Dengan semakin dikenalnya Ridwan dan kuda pustaka tidak lantas membuat Ridwan berbangga hati dan berpuas diri.  Namun justru memacu semangat Ridwan untuk terus memberikan manfaat bagi sesama.

Adalah Lasmi putri pertama dari ibu Suciati yang beralamat di Desa Serang Kecamatan Karangreja, atau sekitar 2 km dari rumah Ridwan Sururi. Usianya sudah 12 tahun tapi tidak bisa membaca dan menulis karena tidak mengenyam bangku pendidikan.

ridwan-sururi

Keterangan Foto : Ridwan Sururi telaten mendampingi dan membimbing Lasmi belajar mewarnai gambar.

Berkat ketelatenan dan ketekunan Ridwan Sururi membimbing Lasmi yang memiliki keterbatasan dan kebutuhan khusus, kini Lasmi sudah mulai bisa membaca dan mengenal warna.  Sejak tahun 2016 lalu Ridwan Sururi dan “Luna” si Kuda Pustaka setiap hari Rabu jam 1 siang selalu mendatangi rumah Lasmi untuk menunjukkan koleksi buku bergambar hingga akhirnya Lasmi mau belajar membaca dan mewarnai gambar.

“Tak semudah yang kita bayangkan untuk mendidik anak yang punya kebutuhqn khusus (authis).  Butuh kesabaran, pendekatan dan harus pakai trik trik tertentu. Dan Alhamdulillah sedikit demi sedikit Lasmi sekarang sudah mulai bisa membaca, mewarnai dan mau bertemu orang lain. Alhamdulillah” tutur Ridwan menutup pembicaraan dikediamnya, Sabtu sore 15 April 2017 saat menerima  kunjungan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah serta tim Coca Cola Foundation Indonesia untuk memantau pelaksanaan kegiatan PerpuSeru.

(*Ibar)

About Baryati Kusnadi

Tertarik untuk membuat catatan disetiap perjalanan yang bisa digunakan sebagai pengingat diri sendiri. Dan semoga bisa memberi manfaat buat yang membaca. Buat obyek yang ditulis semoga bisa memberi dampak positif.

Check Also

“Tofik”  Kades Kekinian yang Melek TI

Namanya cukup singkat “Tofik” kami biasa memanggil “Lik Topik” resmi menjadi Kepala Desa Karanganyar Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *