Home / Event Purbalingga / Tarik Tambang Simbol Kekuatan dan Kerjasama

Tarik Tambang Simbol Kekuatan dan Kerjasama

Konon permainan tarik tambang berasal dari Negara India. Dahulu ada seorang Raja yang sangat kejam di India, saking kejamnya bahkan sang Raja sering memakan manusia.

Rakyatnya pun hidup sengsara dan serba kekurangan hingga pada suatu hari ada seorang Pendeta yang memberikan nasihat kepada Sang Raja. “Wahai sang Raja lihatlah rakyat mu yang begitu sengsara saat ini. Saat ini banyak yang sedang merasakan kelaparan dan banyak diantara mereka makan tambang karena sudah tidak ada lagi makanan yang bisa dimakan”, kata Pendeta.

Lalu Pendeta melanjutkan nasihatnya kepada sang Raja agar tidak serakah dan memperhatikan nasib rakyatnya. Namun Sang Raja bersikukuh mempertahankan tabiatnya yang serakah dan tidak peduli dengan rakyatnya.

Hingga Pendeta menantang sang Raja untuk melakukan perlombaan tarik tambang dengan rakyatnya. Dengan syarat apabila Sang Raja kalah dalam perlombaan tarik tambang maka Sang Raja harus merubah tabiat dan lebih peduli serta memperhatikan nasib dan kesejahteraan rakyatnya.

Singkat cerita perlombaan tarik tambangpun dimenangkan oleh kelompok rakyat dan rakyatpun dikemudian hari hidup berkecukupan.

Di Indonesia Permainan Tarik Tambang banyak diperlombakan di saat perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI pada bulan Agustus. Seperti halnya di tahun 2018 ini dalam rangka merayakan HUT RI ke 73 permainan tarik tambang banyak diperlombakan mulai dari tingkat Desa hingga Kabupaten dengan peserta terdiri dari anak sekolah, kelompok masyarakat maupun antar instansi Pemerintah. Bahkan perlombaan tarik tambang tidak hanya diikuti oleh kelompok laki-laki saja tetapi lomba tarik tambang kelompok perempuanpun berlangsung seru dan meriah.

Salah satu peserta lomba tarik tambang perempuan dari Dinkominfo Kabupaten Purbalingga ketika sedang beristirahat disela-sela mengikuti lomba tarik tambang antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berlangsung tadi pagi Rabu (15/8/18) di lapangan GOR Goentoer Darjono Purbalingga, Eti Tri Setiyowati mengatakan, “sebelum perlombaan dimulai niatnya hanya partisipasi saja tidak terlalu serius apalagi cuaca panas, tetapi ketika sudah mulai perlombaan, semangat dan rasa kebersamaan mendorong untuk berusaha semaksimal mungkin dan sekuat tenaga hingga akhirnya kami dapat memenangkan perlombaan pada babak penyisihan”, kata Eti.

Selanjutnya berikut ini trik dan strategi untuk memenangkan perlombaan tarik tambang yang dapat kita jadikan sebagai salah satu referensi :

  1. Berdiri dengan posisi salah satu kaki berada di depan seperti posisi kuda-kuda.
  2. Upayakan posisi badan lebih rendah dari pada lawan.
  3. Tempatkan peserta dengan berat badan paling banyak pada posisi paling belakang.
  4. Tarik sekuat mungkin pada aba-aba pertama.
  5. Apabila pada posisi tertarik upayakan untuk bertahan hingga lawan merasa lelah.

About Baryati Kusnadi

Tertarik untuk membuat catatan disetiap perjalanan yang bisa digunakan sebagai pengingat diri sendiri. Dan semoga bisa memberi manfaat buat yang membaca. Buat obyek yang ditulis semoga bisa memberi dampak positif.

Check Also

Ini Jadwal Sosialisasi Serentak Pilgub Jateng di 18 Desa Wilayah Kecamatan Kaligondang

Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *