Home / Catatan Perjalanan / Kalibagor Sulap Lahan Tandus Jadi Agrowisata Buah Kelengkeng

Kalibagor Sulap Lahan Tandus Jadi Agrowisata Buah Kelengkeng

Kalibagor Sulap Lahan Tandus jadi Agrowisata Buah Kelengkeng.

Perkenalanku dengan bidadari 1juta domain Mba Angel, akhirnya mengantarkan langkah kaki ini ke Desa Kalibagor Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas.

Saat ini ada yang istimewa di Kalibagor, yaah…. sejak tahun 2014 Desa Kalibagor mulai merintis pengembangan agrowisata buah kelengkeng. Hampir 3 tahun Desa Kalibagor  bekerjasama dengan Yayasan Obor Tani Semarang melakukan budi daya penanaman pohon buah kelengkeng jenis Itoh. Kini sebagagian lahan yang dulunya tandus disulap menjadi lahan produktif yang diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan warga Desa Kalibagor.

Ditemani Kepala Dusun IV, pak Manto yang juga admin website kalibagor.desa.id kami menuju pekarangan yang kini menjadi kebun buah kelengkeng milik salah satu warga Desa Kalibagor.

Disepanjang perjalanan menuju kebun terlihat hampir disetiap halaman rumah penduduk ditanami pohon buah kelengkeng dan beberapa diantaranya sudah mulai berbuah.

Sampai di jalan Desa dipinggir lokasi kebun terlihat Kepala Desa Kalibagor, Tjiptadi dan Sekretaris Kecamatan Kalibagor, Wiharyono sudah menunggu. Memandang dari sini terlihat jelas,  puluhan pohon buah kelengkeng  dengan buah lebat berada di tengah tengah kebun.

Untuk memasuki  kebun, kita  melewati rimbunan pohon kacang tanah yang nampak menutupi tanah disekeliling pohon buah kelengkeng.

Yang menarik, pohon kelengkeng disini, pohonnya  pendek hanya sekitar 3 meter, dengan batang pohon dan daun  yang rimbun. Pada sebagian ujung batang pohon terlihat tangkai yang dipenuhi butiran butiran buah kelengkeng, hingga batang pohon melengkung ke bawah menahan berat buah kelengkeng.

Karena pohonnya yang pendek, pengunjung bisa langsung memetik sendiri, tanpa alat bantu dan bisa mencicipi manisnya buah kelengkeng itoh.

Bila pengunjung ingin membawa pulang buah kelengkeng itoh yang akan dijadikan icon Desa Kalibagor ini, maka pengunjung bisa membeli dengan harga 25ribu rupiah per kilo.

About Baryati Kusnadi

Tertarik untuk membuat catatan disetiap perjalanan yang bisa digunakan sebagai pengingat diri sendiri. Dan semoga bisa memberi manfaat buat yang membaca. Buat obyek yang ditulis semoga bisa memberi dampak positif.

Check Also

Ini Modal Utama Seorang Penulis

Tulisan ini terutama saya dedikasikan untuk teman-teman admin website Desa, Sering kali kita tidak membuat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *